Langsung ke konten utama

Never flat

Hanya saja, pertanyaan itu terus menghampiri dan akan terus menjadi sebuah tanda tanya. Hidup terbungkus dari bermacam peristiwa dan perasaan. Perasaan aneh terus bermunculan, apalagi kalau perasaan negatif mulai menghadang. Percuma mencari ikigai apa, namun akhirnya merasa hidup hanya sebuah hal yang fana. Sekarang senang, lalu biasa saja kemudian. Apa nya yang salah? Apa perspektif harus diubah?

Kenapa harus membenci padahal ada opsi berdamai? Mengapa membenci padahal ada opsi kalo : ya mending ga usah kenal sekalian. Stoic, adalah usaha untuk terus mengendalikan perasaan kearah senetral mungkin. To the pointnya ya bodo amat dengan kesengsaraan dan kebencian. Aku adalah fana, dan perasaan ga enak ini juga begitu.

Apapula itu bahagia? Hal terfana yang candu. Hidup. Kalo hanya memandang sebagian, maka ya hanya sebagian yang terlihat. Tapi, kalau memandang secara keseluruhan, maka akan lebih luas lagi yang bisa dipandang. Luas dan detail. 

Sekarang tentang kemungkinan. Kenapa sih harus memikirkan hal ga berguna seperti hal2 negatif macam firasat? Udahlah.. Aku bilang hidup ini fana. Tapi kefanaan ini akan berdampak pada kehidupan selanjutnya.

Oke sekarang aku ngerti perasaan aneh macam apa yang sekarang aku rasain. Pertama, aku lagi dikondisi ga enak, kenapa ya padahal satu orang doang tapi keselnya parah. Pengen neriakin "woy attitude lo tuh yang harusnya diperbaiki!!" tapi sadar kalo aku begitu ya ilang attitude ku. Kedua, kemungkinan negatif yang harusnya aku bodo amatin. Yaa bodo amatlah.

Oke aku mau bilang perasaan aku lagi aneh, lagi bt lagi kesel dan berdoa semoga dia hilang dari deket deket aku ini. Aku ga betah. Pergi yang jauh, kelaut sekalian.

Udah deh sekian cerita ini. Ya ginilah random kan? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Note About kiddos

Ibu Profesional,  4 bawaan lahir anak : 1. Intellectual Curiosity 2. Creative Imagination 3. Art Of Discovery 4. Noble Attitude/Akhlak Mulia Fitrah Anak : 1. Anak itu homo ludens, makhluk yang senang dengan permainan dan bermain. 2. Rentang konsentrasi rata-rata anak adalah = 1 menit x umurnya. Jadi kalo dia usianya masih 5 tahun, hanya bisa bertahan 5 menit dalam berkonsentrasi.  Konsentrasi bisa lebih panjang jika ortu melakukan stimulus kepada anak. Caranya, ketikan bermain 30 menit, maka lakukanlah ice break setiap 5 menit, jadi ice breakingnya bisa 6 kali.  3. Secara natural, anak itu adalah seorang pembelajar. Maka kita perlu membuat anak suka belajar, bukan hanya sekedar bisa. Butuh menjasi seorang fasilitator handal. 4. 80% otak anak berkembang disaat anak usia 0-8 tahun. Masa emas anak di usia 0-3 tahun. Jadi harus punya prioritas waktu untuk anak dan untuk me time. Contoh, ketika anak usia 0-8 tahun maka full memberikan pendidikan, hati, dan waktu. Ga bisa seten...

Tentang Draft Skripsi 4 #BukuHariAna

Hai... udah lama ku ga ngabarin progress Draft Skripsi nih.. sebenernya niatan mah ada dari lama banget entah di revisian keberapa itu, tapi ya namanya manusia ada mager dan malesnya.. parah emang :( Eits tapi alhamdulillah guys, atas rahmat Allaat swt, ku sudah melewati yang namanya revisian draft skripsi sampe diangka ke-9 :') see?? Sangat perlu peejuangan untuk mendapatkan hasil yang terbaique, termantappu djiwa, terhiya hiya uhuy. Wkwk apaan seh. Oke, back to the topic, kali ini sesi curhatnya dikit aja ya, biar singkat padat dan jelas kek bakso. *Duh jadi laper wkwk* jadi tuh, tadi banget aku udah bikin ppt dan searching2 tentang "Bagaimana cara presentasi seminar proposal skripsi dengan baik". Seriusan... wkwkk soalnya besok tepatnya in syaa Allaah hari Kamis, tanggal 21 November 2019, pukul 11:00 s/d 12:00 di ruang seminar agribisnis gedung a lantai 2 ku seminar usulan penelitian guys... Alhamdulillah... setelah melewati bnayak ke galauan yang salah satunya nent...