Langsung ke konten utama

Berbicara tentang keluarga

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Awalnya, ku kira memulai sebuah keluarga yang paling terpenting adalah tahu apa tujuan dari menikah itu dan apa saja hak dan kewajiban antara suami dan istri. Namun ternyata apabila membangun sebuah rumah tangga sama halnya seperti membangun sebuah "rumah", maka hal yang tadi baru kerangka dari pondasinya saja, belum diberi racikan beton untuk memperkuat hal hal yang lainnya. Ternyata menikah itu merupakan perihal yang sangat kompleks, lebih dari sekedar memulai hidup bersama.

Menikah, pondasi awal sebuah peradaban. Dan peradaban perlu dibangun diatas sebuah pondasi yang kuat, dimulai dari pribadi calon Ayah dan Ibu yang baik. 

Dan bahkan jauh sebelum memilih dan mengenal calon, kita perlu mengenal diri sendiri dulu. Kufikir apalagi bagi seorang perempuan. Yang nantinya menjadi "ladang" bagi suaminya, menjadi tempat pertama tama membersamai tumbuh dan kembang anak-anaknya. Bukan hanya ketika anak masih di dalam rahim saja, namun juga setelah anak lahir maka ibu menjadi "ladang" bagi anak-anaknya untuk mengenal dunia ini. Namun begitu dalam hal "kurikulum pendidikan" ialah kewajiban bagi seorang ayah yang turut berkontribusi besar dalam rumahnya, bahkan menjadi tanggung jawab seorang ayah dalam mendidik keluarganya, mendidik anak dan istrinya terutama pendidikan untuk lebih mengenal dan beribadah kepada Allah SWT.

Bukan hanya kewajiban, namun juga ada banyak hak seorang anak yang harus orangtuanya penuhi dan menjadi suatu kewajiban untuk dilaksanakan karna suatu saat nanti akan dimintai pertanggung jawaban, dan salah satunya adalah mendapatkan Ibu yang shalihah. Tentunya, istri yang shalihah akan bersanding bersama suami yang shalih juga, begitupun sebaliknya. Semua ini akan menjadi lebih baik jika proses menuju pernikahannya pun baik, proses yang Allah ridhai.. Untuk mu yang bahkan akupun belum terfikirkan siapa, Semoga semua proses bertemu kita dan akhirnya bisa sama-sama membersamai nanti akan Allah ridhai.. Aamiin..

Aku jadi teringat salah satu ayat yang Tanteku pernah sampaikan walaupun tidak secara langsung kepadaku, yaitu yang ini :
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS at-Tahriim: 6)

Dan kawan, sudahkah hari ini kita berkaca diri, sudahkah kita ini pantas mendapatkan yang terbaik? Mendapatkan yang bukan hanya cerdas, tampan, mapan dan bernasab baik.. Namun juga membersamai yang akhlak dan agamanya baik juga..

Mari bersama-sama kita mempersiapkan diri menuju jalan yang baik itu.. Jalan ini memang tidak semudah itu, namun kawan yakinlah Allah selalu membersamai hamba-hambaNya yang senantiasa ingin meraih ridha-Nya.. Bismillah...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Note About kiddos

Ibu Profesional,  4 bawaan lahir anak : 1. Intellectual Curiosity 2. Creative Imagination 3. Art Of Discovery 4. Noble Attitude/Akhlak Mulia Fitrah Anak : 1. Anak itu homo ludens, makhluk yang senang dengan permainan dan bermain. 2. Rentang konsentrasi rata-rata anak adalah = 1 menit x umurnya. Jadi kalo dia usianya masih 5 tahun, hanya bisa bertahan 5 menit dalam berkonsentrasi.  Konsentrasi bisa lebih panjang jika ortu melakukan stimulus kepada anak. Caranya, ketikan bermain 30 menit, maka lakukanlah ice break setiap 5 menit, jadi ice breakingnya bisa 6 kali.  3. Secara natural, anak itu adalah seorang pembelajar. Maka kita perlu membuat anak suka belajar, bukan hanya sekedar bisa. Butuh menjasi seorang fasilitator handal. 4. 80% otak anak berkembang disaat anak usia 0-8 tahun. Masa emas anak di usia 0-3 tahun. Jadi harus punya prioritas waktu untuk anak dan untuk me time. Contoh, ketika anak usia 0-8 tahun maka full memberikan pendidikan, hati, dan waktu. Ga bisa seten...

Tentang Draft Skripsi 4 #BukuHariAna

Hai... udah lama ku ga ngabarin progress Draft Skripsi nih.. sebenernya niatan mah ada dari lama banget entah di revisian keberapa itu, tapi ya namanya manusia ada mager dan malesnya.. parah emang :( Eits tapi alhamdulillah guys, atas rahmat Allaat swt, ku sudah melewati yang namanya revisian draft skripsi sampe diangka ke-9 :') see?? Sangat perlu peejuangan untuk mendapatkan hasil yang terbaique, termantappu djiwa, terhiya hiya uhuy. Wkwk apaan seh. Oke, back to the topic, kali ini sesi curhatnya dikit aja ya, biar singkat padat dan jelas kek bakso. *Duh jadi laper wkwk* jadi tuh, tadi banget aku udah bikin ppt dan searching2 tentang "Bagaimana cara presentasi seminar proposal skripsi dengan baik". Seriusan... wkwkk soalnya besok tepatnya in syaa Allaah hari Kamis, tanggal 21 November 2019, pukul 11:00 s/d 12:00 di ruang seminar agribisnis gedung a lantai 2 ku seminar usulan penelitian guys... Alhamdulillah... setelah melewati bnayak ke galauan yang salah satunya nent...